Marjan's
Happy Birthday!!!
Quotes??

Yup! Gue balik lagi dengan semua cerita gue yang lo tahu pasti tentang siapa. Gue tahu semua orang pasti udah bosan banget denger gue ngeluh tentang apa aja sih yang pernah gue alami terus terbuang gitu aja. well, sekarang gue akan membahas sedikit demi sedikit quotes-quotes yang gue temui selama gue gak cerita sama lo!

Quotes pertama. gue baru baca mungkin sekitar seminggu yang lalu, isinya: cerita gue ini emang mirip sama permainan domino. gue jatuh untuk satu orang, dan orang itu jatuh untuk orang lain. gue rasa gue udah cukup mahir dalam hal itu dan terimakasih untuk lo yang ajarin gue dan ngasah kemahiran gue sampai gue kaya gini. lo mau tahu gue kaya gimana sekarang? gue bahagia! hahaha dan quotes selanjutnya yang gue temui dan nempel banget diingatan gue isinya: gue adalah orang sedih yang paling bahagia di bumi ini. Kalau ditulis dalam bahasa indonesia mungkin emang agak rancu sih. ‘I’m the happiest sad person in life’ lo bisa terjemahin sesuka lo tapi buat gue, kata-kata ini mungkin cocok buat orang yang ceritanya mirip sama gue. Karena  bahkan yang gue mau sekarang sebenarnya apa aja gue gak tahu.

Kesederhanaan yang pernah gue ceritain di postingan sebelumnya adalah kekuatan terbesar gue sampai sekarang. Gue gak tau bahkan sampai kapan hal sederhana ini akan tetap menjadi sederhana. Gue tahu pasti lo gak ngerti bagaimana gue mengatur semua hal sederhana ini menjadi sesuatu yang melekat di diri gue lebih dari setahun. Gue masih menjaga perasaan sederhana ini tanpa gue tahu keadaan sekeliling gue gimana. Gue gak tahu kabar dan bagaimana objek ini sekarang.

Gue benci menceritakan semua hal abstrak ini. Tapi gue butuh sesuatu yang mati untuk menjadi pendengar dan disinilah tempatnya. Pendengar yang baik adalah benda mati. Kenapa? Karena benda mati gak akan protes tentang apa aja yang kita ceritakan dan dia akan terus terdiam bahkan saat emosi sedang memuncak. Benda mati akan selalu diam walaupun gue berteriak kesal atau menceritakan hal yang sama saat gue senang. Benda mati gak akan pernah bosan dengan ocehan kita tentang satu orang yang sama setiap harinya.  

Tapi benda mati gak akan pernah memberikan solusi.

Diam

Kamu yang diam dan aku yang terlalu banyak bicara. Aku terlalu banyak bicara sampai kamu bosan dan kamu yang diam memilih untuk terus diam. Kebanyakan-bicara-ku bikin kamu jenuh sampai malas menanggapi. Aku merasa gila.

Yang aku pelajari dari sini, kita gak perlu banyak bicara untuk membuat orang mengerti. Kalau satu kalimat saja orang sudah cukup mengerti, gak usah dipaksakan bercerita panjang-lebar. Bahkan kalau diam saja sudah cukup, gak usah kita repot-repot berbicara.

Maaf, aku ngerti skg■

Sederhana.

"Aku mencintaimu dengan sederhana" satu quotes yang aku sering baca di novel-novel atau film romantis. Tapi pernah mikir gak sih apa takaran perasaan itu sampai kita bisa bilang hal itu ‘sederhana’? Gimana bisa sih orang bilang cintanya sederhana? Sedangkan yang lain bilang cintanya seluas dunia, sedalam laut, blablabla?

Kalau ada orang bilang cintanya sederhana berarti dia telah sangat mengenal kamu. Dia gak perlu mencari-cari hal sulit untuk menyenangkan kamu, karena dia tahu apa yang kamu butuhkan. Seperti cinta orang tua sama kamu. Mereka gak perlu mencari-cari hal sulit, mereka memperhatikan kamu, merawat kamu selalu, memberi apapun yang kamu butuhkan. Karena mereka tahu itulah yang kamu butuhkan. Mereka akan menamai semua hal itu dengan sederhana, karena semuanya mereka lakukan tanpa beban, tanpa harus berfikir keras dan mencari-cari karena semuanya telah mereka ketahui. Padahal semua itu gak bisa dibayar dengan apapun. Atau yang lain seperti perasaan seseorang kepada yang lainnya. Seseorang mencintai dengan hanya mendengarkan lagu kesukaannya. Hal yang sangat sulit itu dapat dikatakannya sederhana, karena tidak ada kesulitan dalam melakukannya.

Karena perasaan yang sederhana adalah kehebatan. Karena perasaan sederhana butuh hal-hal yang sulit. Karena sederhana itu tidak sesederhana sederhana.

????

"Setiap hari selalu kepikiran aja sih aku tuh bener gak ya hidup untuk jadi ini atau sebenarnya harusnya enggak atau gimana sih…"
Yapppp! Kata-kata kaya gitu sering banget keluar dari mulut aku. Kadang-kadang aku juga bingung sendiri, aku sebenernya suka gak sih disini? Atau malah cuma disuka-sukain? Sebenernya masalah dari semua masalah yang selalu ada dipikiran tuh gimana caranya aku bisa ngerti. Bukan cuma ngerti aja sih, tapi gimana caranya aku menerima dunia yang gini? Gimana caranya mengabdi dan sadar kalau semua waktu aku itu udah harus jadi sebuah pengabdian buat semua orang terutama sekarang itu untuk orang tua aku.

Tapi aku juga kadang udah merasa ngerti sih, “oh mungkin Tuhan kasih aku keberuntungan disini” atau pikiran-pikiran kalau semua itu udah ada yang mengatur. Tapi kadang aku juga sedih kalau ngelihat temen aku yang lain misalnya main sama teman barunya, kayanya kloooooooop banget. Sedangkan sampai sekarang temen baru aku yang aku anggep dekat dan nyaman aja cuma sedikit. Rasanya susah banget tapi kalau inget Mama Papa aku kaya fully charged lagi buat menjalani semuanya. Karena emang Mama Papa aku bener-bener support aku, tanpa ada paksaan atau tekanan yang bikin aku hidup tegang. Mama Papa tuh kaya obat jenuh aja gitu. Kalau aku lagi males-malesan, aku ngobrol sebentar sama Mama Papa juga rasanya jadi lebih semangat.

Bener aja kata orang kalau pas kita SMA kita pengen cepet-cepet kuliah. Kalau udah kuliah rasanya pengen balik lagi ke SMA……■

———————————

Musik AsTronomia di telingaku menemani malam ini, dan hingga pagi di malam kemarin. This music always guide me to think about one person yang akan aku ceritakan malam ini.

Aku mencintai Rangga saat malam memorabel, yang melihat ke arah sampingku dan mengabarinya. Yang bahkan tidak melihat ada seseorang didepannya melihatnya.

Aku mencintai cara jalan dan anggukannya, yang terlihat sangat pasti tapi sayang mudah berbelok. “Tolong arus, tenanglah untuknya” ingin sekali aku mengatur seperti itu.

Aku suka AsTronomia sampai sekarang. Dan aku tidak tahu alasannya, sama seperti yang pernah merekam cara jalanku yang saat itu memakai kaos kuning.

Aku mencintai kesukaannya, sampai aku lupa apa yang aku suka. Dan aku tidak pernah menyesal, terimakasih.

lovequotesrus:

Everything you love is here

lovequotesrus:

Everything you love is here

Ikhlas

hallo, tumblr! kemarin aku sempet dapet pengalaman yang kayanya harus diceritain deh. kadang kan kita suka ngeluh “kenapa sih harus gini” “kenapa sih harus kuliah disini” “kenapa sih harus kaya gini-gini lagi” dan masih banyak keluhan-keluhan lainnya yang bikin kita beraaaaat banget ngejalanin hidup. keluhan-keluhan gini yang kadang sangat susah kita basmi. keluhan gini ya keluar aja dari mulut kita tanpa kita sadar kalau semakin banyak kita mengeluh itu ya semakin banyak juga beban kita. beban kita akan terus menerus bertambah sampai akhirnya gak kuat buat kita tahan dan pasti kamu tau kan akhirnya gimana?

nah sebenernya apa yang orang-orang bilang tentang “kalau kita udah bisa relain semua yang datang dan pergi buat kita, hidup akan terasa ringan dijalani” ngerti sih… tapi apa gampang untuk selalu rela dan ikhlas kalau kita dapat apa yang kita gak suka atau ditinggal sama semua hal yang kalian suka? gak gampang loh. dan terbukti hanya orang-orang yang tidak bermasalah yang bisa ngejalanin semuanya dengan ikhlas. karena gak ada orang ikhlas yang punya beban hidup yang banyak.

kemarin, baru aja aku belajar tentang gimana ikhlas sebenernya dan sesusah apa sih ikhlas itu. pacar temanku yang adalah temanku juga, dipanggil Tuhan duluan…. sedangkan gimana kondisi pacarnya? aku temuin dia kerumah almarhum dan aku lihat begitu tegarnya dia. dia bilang, “udah harus ikhlas, insyaallah…” darisitu, bahkan dia yang menghadapi cobaan seberat itu saja bisa ikhlas untuk menghadapi dan menerima semuanya. dan aku? semenjak itu baru merasakan nikmatnya ikhlas ditinggal sesuatu. karena aku sadar orang yang cobaannya jauh lebih berat dari aku bisa sangat amat mengontrol diri dengan ikhlas itu tadi. darisitu juga, mungkin kita harus percaya kalau segala sesuatu adalah atas izin Tuhan dan manusia bisa apa? dan pasti Tuhan telah menyiapkan keindahan dibalik semua yang harus kita hadapi dengan ikhlas itu tadi dan kalau bahasa kekiniannya itu “semua ini cuma masalah waktu”

udah kekinian belum?

Mama□

Mau ceritain Mama boleh? Boleh ya hehehe.
Mamaku itu super. Papa juga bilang gitu kok. Mama gak pernah marah loh walaupun sering sendiri di rumah, padahal kalau aku ditinggal sendiri dirumah sehari aja pasti bt. Mama juga suka cerita kalau lagi sendiri dirumah itu pikiran Mama suka kemana2, jadi suka mikir macam2 gitu katanya. Aku sedih kalau Mama cerita gitu, rasanya pengen aja setiap hari sama Mama dirumah. Terus Mama juga gak pernah marah kalau Mama ngerjain apa2 sendirian, kaya pekerjaan rumah gitu. Aku malu banget kalau sampai Mama lagi rebahan pas aku pulang, kelihatannya cape banget terus aku suka bingung harus bantu apa. Soalnya semua udah dikerjain sama Mama… Mama gesit banget, maaf Mama….

Kalau aku muji Mama kaya gini, Mama suka bilang katanya kebahagiaan Mama itu kebahagiaan Papa, aku, sama Galih. Jadi kalau misalnya aku cerita habis kemana, Mama gak pernah sirik tuh. Mama malah ikut seneng, katanya kalau denger cerita anak2 Mama pergi ke tempat baru, Mama suka kaya ikut gitu kesana.

Aku sama Galih janji jadi orang sukses sama Mama, Papa. Supaya kita bisa pergi keliling dunia bareng-bareng, terus bisa beliin apa aja yang Mama sama Papa mau. Aamin.

Kebahagiaan aku kebahagiaan Mama, Papa, sm Galih juga loh, Ma♡

Ini teman-temanku loh. Yahh, walaupun kurang dua. Lepas dari SMA rasanya susah aja nemu orang-orang yg kaya gini. Langka dasar, hahahaha■ sekarang udah pada sibuk masing-masing ya kita? Ketemu aja atau bahkan cuma line-an jg susah, padahal dulu hampir setiap mulai melek sampai mejam lagi ngobrolnya sama mereka, huhuhu pengen SMA aja■ 
SMA tuh bahagia aja, sama mereka, sama semuanya. Pasti orang-orang kaya semuanya itu ya cuma mereka, gak ada lagi yg kaya gitu.

Ini teman-temanku loh. Yahh, walaupun kurang dua. Lepas dari SMA rasanya susah aja nemu orang-orang yg kaya gini. Langka dasar, hahahaha■ sekarang udah pada sibuk masing-masing ya kita? Ketemu aja atau bahkan cuma line-an jg susah, padahal dulu hampir setiap mulai melek sampai mejam lagi ngobrolnya sama mereka, huhuhu pengen SMA aja■
SMA tuh bahagia aja, sama mereka, sama semuanya. Pasti orang-orang kaya semuanya itu ya cuma mereka, gak ada lagi yg kaya gitu.